AE DIL HAI MUSHKIL Review

Hai semuanya,

well apa kabarnya di akhir tahun ini?

Sudah nonton film India apa aja nih? Hehe~

Kemarin (dengan terlambatnya) aku baru nonton AE DIL HAI MUSHKIL yang booming dan sempet memicu beragam kontroversi itu.

 

 

aedilhaimushkil1

 

 

 

Jujur aja, buat kalian yang terkagum-kagum sama nama besar KARAN JOHAR dan masih terbayang berbagai film kece sarat maknanya dari jaman KUCH KUCH HOTA HAI sampai MY NAME IS KHAN, sebaiknya letakkan dulu ekspektasi tingkat tinggi kalian.

AE DIL HAI MUSHKIL bisa  dibilang film rasa Kara Johar tanpa Karan Johar.

Hmm… maksudnya apa ya?

Berbeda dengan film KaJo yang sebelumnya, ADHM terasa kurang india banget.

I mean, di sini, KaJo gak main aman sama sekali.

Entah dia kerasukan budaya Amerika atau kesurupan serial-serial Luar Negeri, ADHM punya gaya percintaan abad 21 dimana kau bisa mengencani siapapun tanpa perlu jatuh cinta, kau bisa meniduri siapapun tanpa ikatan pernikahan.

Tersebutlah dua anak manusia yang hidupnya penuh hura-hura dan tanpa kerja pun bisa tetep foya-foya berbekal duit dari orangtua yang banting tulang, memeras keringat.

 

 

ae-dil-hai-mushkil

 

 

Mereka adalah Alizeh yang dimainkan oleh Anushka Sharma dan Ayan yang diperankan oleh Ranbir Kapoor.

Diawali dari pertemuan di sebuah pesta, keduanya saling cium hingga akhirnya mengaku kalau sama-sama punya pacar.

Tak ingin beribet ria, keduanya pun menjalin persahabatan yang secara ajaib menjadi begitu dekat dalam hitungan hari.

Siapa sangka, pacar keduanya berselingkuh di belakang mereka, dan sekali lagi, ajaibnya – daripada meratap aneh-aneh penuh perasaan, keduanya memutuskan untuk liburan bersama demi menyembuhkan patah hati.

Selama liburan itu, mereka yang dekat pun menjadi kian dekat, tanpa sadar Ayan telah jatuh cinta pada Alizeh.

Gadis itu membuatnya menjadi lebih ceria dan terbuka pada dunia.

Sayangnya, Alizeh rupanya menyimpan rahasianya sendiri.

Ia masih mencintai seorang pria bernama Ali, pria yang dahulu kala meninggalkannya demi seorang pramugari.

“Ketika dia ada cinta bagiku, aku hanya kebiasaan baginya, saat dia menemukan kebiasaan baru, ia meninggalkanku,” curhat Alizeh suatu hari pada Ayan.

Bagi Alizeh cinta adalah hasrat dan persahabatan adalah kedamaian.

Ia tahu Ayan menyukainya namun ia tidak yakin untuk menerima cinta Ayan dan merusak kedamaian di antara mereka.

 

 

15391049_10202689767882669_5010236480281149935_n

 

 

Badai terjadi saat Alizeh tanpa sengaja melihat Ali di sebuah club malam, di sana Ali sedang melakukan pekerjaannya sebagai DJ.

Singkat cerita, Alizeh kembali pada Ali dan berpisah dengan Ayan.

3 bulan pun berlalu, Ayan rupanya telah menemukan kekasih baru, seorang janda seksi bernama Saba (Aishwarya Rai). Saba adalah seorang penulis puisi.

 

 

58067e7c84564-image

 

 

Keduanya memiliki hubungan yang bergairah, namun Ayan rupanya tak pernah bahagia, ia terus terbayangi Alizeh, hingga suatu hari Alizeh kembali menghubungi Ayan dan menawarkan persahabatan yang dulu ditolak Ayan mentah-mentah di hari penikahannya dengan Ali.

Semua kisah di masa lalu itu kembali bagai hantu yang tak sekalipun pernah melepaskan cengkeramannya dari Ayan.

Saba yang perlahan mulai mencintai Ayan pun cemburu, namun daripada menggenggam Ayan lebih erat, ia memilih untuk membebaskan pria itu, menyuruhnya pergi sebelum cintanya menguat dan berubah menjadi kisah cinta nan menyedihkan.

Apa yang terjadi setelahnya?

Kalian harus menontonnya sendiri.

Intinya AE DIL HAI MUSHKIL itu kisah persahabatan bukan kisah cinta. Cekaka~

WELL,

film ini cenderung tanpa makna tapi penuh dialog yang sarat makna.

Gimana tuh?

Cekaka~

Tonton sendiri aja pasti paham

 

Asli!

Gak ada konflik yang berat selain kisah cinta yang berbelit dan menjadi serius serta kurang dewasa di saat yang sama.

Entahlah, aku suka sama film ini dan yakin deh sanggup nonton ulang 10 kali tapi kalau disuruh ngasih bintang ala-ala IMDB, dengan penuh cinta aku kasih 5/10 aja.

Bukan berarti jelek, cuma si Karan Johar seolah memperumit kisah cinta tapi juga menjadikannya perasaan hura-hura.

 

 

 

Gimana sih ketika kerealistisan dan ketidakrealistisan itu campur bawur di waktu yang sama?

Apa cinta itu serumit itu?

Apa cinta itu semudah itu?

Semuanya tumpang tindih.

Yakin deh, Karan kebanyakan nonton serial ABC, CW atau apapun itu, dimana kisah cinta terjadi semudah jempol dan telunjuk bertemu.

Satu hal yang pasti, semua karakter di film ini kecuali si AYAN tentunya, punya problema cinta yang kekanak-kanakan.

Mereka cenderung menjauhi cinta demi-agar-supaya hidup tetap normal dan baik-baik saja.

Hmm….

Seriously, masih gagal paham sama karakter Alizeh.

Bener-bener gak dewasa dan kekanakan soal menghadapi cinta tapi anehnya berasa tegar di saat bersamaan pula.

Menurutku, ketika karakter si Ayan jelas dia jatuh cinta sama siapa, karakter si Alizeh justru berasa dia gak mencintai siapapun dari awal.

Ama si Ali kesannya lama-lama kayak obsesi yang terbalut cinta, penaklukan yang meski berhasil dimenangkan tapi gak mendamaikan hati, sedang sama si Ayan, even berkedok persahabatan, tapi pada akhirnya cinta yang paling murni ya hubungan mereka berdua – yang sayangnya selalu disangkal si Alizeh sampai dia mati.

Yeah, sampai mati!

Then, entah karena nama besar atau si Karan ngebet banget casting mbak Aish, si tante namanya nomer satu, padahal kalau boleh jujur, karakternya penting gak penting.

Next time main film yang happy endinglah dua manusia ini (Anushka Sharma sama Ranbir Kapoor), gak di Bombay Velvet, gak di Ae Dil Hai Mushkil, sama-sama menjadi cinta yang diakhiri dengan perpisahan.

Semoga reviewku ini gak membuat kalian paranoid buat nonton ya?

Beruntunglah kita hidup di Indonesia, karena kalau di India pasti gatel buat nonton di bioskop, sementara film ini kurang worth buat ditonton di bioskop, berbahagialah kita para pemburu file ilegal di internet!

Hahaha~

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s